Bahaya Narkoba, Kejari Gowa Gencar Sosialisasi di Setiap Sekolah

Bahaya Narkoba, Kejari Gowa Gencar Sosialisasi di Setiap Sekolah

Gowa, Beritakota On-line –Maraknya peredaran narkoba yang nyasar dikalangan para remaja, benar-benar menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa. Dalam memeranginya Kejari Gowa mengadakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ke setiap sekolah-sekolah.

Khususnya di tingkat pelajar SMP dan SMA. Dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Sulsel, Kejari Gowa memberikan penyuluhan kepada siswa siswi  di kabupaten Gowa tentang penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kasi Intel Kejari Gowa, Arif Suhartono, mengatakan penyalahgunaan narkoba yang terjadi pada umumnya didominasi oleh kalangan generasi muda.

“Untuk itu, Kejaksaan Negeri Gowa bersama BNN provinsi Sulsel mensosialisasikan pencegahan bahaya narkoba secara dini,” ujarnya yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/10/2017).

Arif juga menjelaskan penggunaan narkoba sebagian besar menyerang usia produktif, untuk itu perlunya sosialisasi sejak dini terhadap generasi muda. tujuannya memberi pengetahuan pentingnya bahaya narkoba serta upaya pencegahan berkembangnya narkoba.

“Sudah ada 2 sekolah yang kami datangi, yaitu tingkat SMP dan SMA, yang didalamnya kami berikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, jenis-jenis narkoba termasuk foto- foto narkoba serta bahaya dan efek yang ditimbulkan,” terangnya kepada Berita Kota Nusantara Online.

Menurutnya, sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba harus terus digalakkan ditingkat pelajar.

“Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan efeknya akan membawa perubahan sikap dan menurunnya prilaku penyalahgunaan narkoba,” jelasnya yang sudah menjabat 5 bulan di Kasi Intel.

Kedepan sosialisasi ini, nantinya akan kami lakukan di setiap sekolah- sekolah yang ada di kabupaten Gowa, untuk mencegah berkembangnya pengguna narkoba di tengah masyarakat.

Laporan :  Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Effendy

Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat

Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10

Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel

Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar

Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar


Custom & Design by: paradesain.net

View Desktop Version
by Mobile Domain