Lahan Bendungan Karalloe di Gowa, Kembali di Persoalkan Ahli Waris

Lahan Bendungan Karalloe di Gowa, Kembali di Persoalkan Ahli Waris

Gowa, Beritakota On-line — Lahan proyek pembangunan bendungan Karalloe di desa garing kecamatan tompobulu dan desa Taring kecamatan Biringbulu kabupaten Gowa masih dipersoalkan oleh ahli waris.

Paletteri (39) terlapor dari ahli waris Roto Bin Ragga, pada saat itu ditahun 2016, dia dikuasakan untuk menerima uang pembebasan lahan seluas 16,43 Ha sebesar Rp. 3,8 milyar yang saat ini ia dilaporkan oleh Tale yang merupakan ahli waris Kado atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat atau menggunakan surat palsu, penipuan atau penggelapan.

Paletteri bersama ahli waris dari Roto bin Ragga, merasa bingung ini kasus. Karena ini barang sudah lama dieksekusi sejak tahun 1984 dan sudah dibayarkan pada tahun 2016.

Dan menurutnya ini barang milik Roto bin Ragga dibayarkan oleh pemerintah atas  rincik.

“Padahal jelas, ini barang milik Roto bin Ragga yang dikuasakan kepada saya, pembebasannya itu dibayarkan berdasarkan putusan dari pengadilan Negeri Sungguminasa, bukan berdasarkan rincik,” ujarnya yang ditemui di Kejaksaan Negeri Gowa.Kamis (26/10/2017).

Katanya juga, si pelapor Ta’le bin Kado dia melaporkan atas pemalsuan surat palsu, penipuan dan penggelapan.

“Dimana letak surat pemalsuannya, lahan yang dibebaskan itu sebelumnya sudah ditinjau oleh tim 9, dan itu ada Berita Acara peninjauan lokasi tanah dengan persil no.6 D II, Kohir no.462 C1 dengan luas 16,43 Ha,” geramnya yang tidak terima dilaporkan.

Palleteri menyebutkan tim 9 yang hadir saat itu ada Kepala Kajari Gowa, Tonangi,SH,MH, Kepala BPN Gowa, Arman Hasanuddin, Sekertariat tim P2T, Hermanto, Jaksa, Husein, jaksa vickaria, Kepala desa Taring, Hasbullah Nur, Kepala dusun Rajayya, Amiruddin, Pelaksana proyek bendungan karraloe, A.Asnaeni, perwakilan keluarga Roto, Paletteri, dan perwakilan keluarga Kado, Zainuddin yang dilaksanakan pada (8/8/2016).

“Hasil dari pemeriksaan lapangan, benar bahwa lokasi tersebut tidak dalam sengketa atau dikuasai pihak lain,” terangnya yang heran dengan Tale bin Kado yang melaporkannya.

Didalam surat laporannya juga ada surat yang diduga palsu, yang menandatangani kwitansi pembayaran pembebasan lahan atas nama penggarap, tanpa seizin penggarap tersebut. Dan uang tidak diserahkan kepada yang tertera dalam kwitansi pembayaran.

“Padahal dari pihak pompengan, kwitansi itu saya sudah pertanyakan. Karena didalamnya ada nama penggarap, tetapi pihak pompengan saat itu, dia bilang tidak jadi masalah,” bebernya.

“Justru bagus kalau ada nama penggarapnya, dan namanya itu tidak jadi maslaah, jadi tanda tangan saja,”ungkapnya yang menirukan staf di pompengan yang saat itu disuruh tanda tangan.

Terpisah, saat dikonfirmasi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gowa, Arif Suhartono, menyampaikan bahwa perkaranya saat ini yaitu pelimpahan tersangka dan barang bukti dari Polda.

Kata Arif, perkara ini ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan. Jadi pra penuntutannya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

“Sekarang sudah masuk tahap ke 3 dan sudah dilakukan penahanan terhadap PA, SAH, dan HN,” kuncinya.

Laporan :   Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Effendy

Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat

Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10

Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel

Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar

Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar


Custom & Design by: paradesain.net

View Desktop Version
by Mobile Domain