Warga Manggala Apresiasi Kakan BPN Makassar Pelayanan Prima Dengan Motto 3 S Setiap Loket

Warga Manggala Apresiasi Kakan BPN Makassar Pelayanan Prima Dengan Motto 3 S Setiap Loket

Makassar, Beritakota Online -Terobosan baru yang sudah diterapkan sejak lama oleh Kantor Badan Pertanahan Kota Makassar patut ditiru instansi lain, yakni pelayanan prima dilakukan setiap loket -loket yang ada dikantor Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN).

Sejak Diamanahkan sebagai Kepala Kantor ATR/BPN Makassar, Iljas Tedjo P terus menggenjot pelayanan kepada warga kota Makassar yang ingin mengurus sertifikat dikantor itu, pelayanan prima dilakukan oleh pegawai ATR/BPN adalah harga mati yang harus dilaksanakan setiap hari dalam melayani masyarakat, katanya.

” Kami lebih mengutamakan pelayanan prima Di Kantor BPN Makassar sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat lebih memberikan pelayanan sapta tata tertib pertanahan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat, ” tegas Kepala Kantor ATR/ BPN Kota Makassar, Iljas Tedjo P, kepada Beritakota Online, Senin ( 23/10/2017).

Dan salah satu warga Makassar, Rahman dari Kecamatan Manggala sangat memberikan Apresiasi kepada Kepala Kantor BPN Makassar saat ini, kami mendapat pelayanan prima yang serba cepat disetiap loket yang ada diruangan pelayanan lantai I kantor pelayanan publik ini, ucapnya kepada Beritakota Online, Selasa (24/10/2017).

Bahkan menurut Rahman pelayanan yang diberikan setiap pegawai diloket sangat ramah dengan motto 3 S yakni Senyum, Sapa, dan Salam kepada Warga yang ingin mengurus sertifikatnya, ujarnya.

Laporan : Muh Sain
Editor : Zul/Andi A Effendy

Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Nusantara | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar

Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar


Custom & Design by: paradesain.net

View Desktop Version
by Mobile Domain