Berusaha Kabur, Residivis Curanmor di Door Resmob Polres Gowa

Berusaha Kabur, Residivis Curanmor di Door Resmob Polres Gowa

Gowa, Beritakota On-line — Resmob Polres Gowa dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Malelak bersama team resmob melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor, curat dan curas bertempat di kampung Biring Kassi dusun Pa’lammeang kecamatan Tamalatea kabupaten Je’neponto berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO kasus curas. Rabu (18 Oktober 2017). sekitar pukul 03.00 Wita.

Pelaku yang berinisial SG, 33 thn, buruh harian, alamat tkp, berdasarkan Lp.B /853/IX/2014/Spkt res Gowa, tgl 22 september 2014, TKP jln. Poros Macanda kel. Romang polong kec. Somba opu kab. Gowa dan ┬ápelaku MN, 35 thn, buruh bangunan, alamat kampung Pa’lammeang ds biring kassi kec. Tamalatea kab.je’neponto.

Kasubag humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan para pelaku tersebut merupakan residivis yang telah lama dicari sesuai laporan polisi yang telah diterima dan dilaporkan kepihak kepolisian.

Para pelaku tersebut diduga merupakan pelaku tindak pidana Curanmor, Curas dan Curat baik yang terjadi di wilayah kota Makassar dan kabupaten Gowa.

“Tindak pidana yg dilakukan para pelaku tersebut bukan hanya sekali namun perbuatan tersebut dilakukan berulang kali,” ujarnya.

Adapun kronologis penangkapan para pelaku tersebut disaat unit resmob menerima informasi dari warga bahwa diduga para pelaku sedang berada dirumah pelaku dan rumah keluarganya diwilayah kecamatan tamalate kabupaten Jeneponto

Kemudian  personil bergegas menuju rumah yang dimaksud, kemudian disaat pelaku telah diamankan lalu dibawa secara terpisah untuk melakukan penunjukan TKP di kampung Biringbalang kelurahan Tamarunang kecamatan Somba opu dan jalan Poros Macanda Buttadidi kelurahan Romang polong kecamatan Soma opu kabupaten Gowa.

“Namun ke dua pelaku berusaha kabur kemudian personil resmob melakukan tindakan tegas dan melumpuhkan pelaku dengan timah panas,” pungkasnya.

Saat ini para pelaku telah diamankan di Polres Gowa guna dilakukan proses hukum yang berlaku dan guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Laporan : Shanty

Editor : Anjas/ Andi A Effendy

Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat

Kabag Kesra Berharap Bulukumba Bisa Juara Lomba Sekolah Sehat


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10

Dispora Bulukumba Gelar Penyuluhan Narkoba Di SMAN 10


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel

Bangun Perpustakaan Bergerak, Dan Nyambi Bantu Orang Tua Disawah, Dua Bintara Ini Dapat Penghargaan Kapolda Sulsel


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar

Ditlantas Sosialisasi Dampat Kemacetan Untuk Pembangunan Jalan Tol Layang di Makassar


Custom & Design by: paradesain.net

View Desktop Version
by Mobile Domain