Resmob Polsek Makassar Ciduk Empat Diduga Pengedar Obat Tramadol

Resmob Polsek Makassar Ciduk Empat Diduga Pengedar Obat Tramadol

Makassar, Beritakota Online-Team Resmob Polsek Makassar menangkap empat orang pengedar obat daftar G jenis tramadol, Rabu (18/10/2017).

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin mengatakan keempat pelaku tertangkap tangan saat mengedarkan ratusan obat daftar G jenis tramadol kapsul dan tablet.

Keempat pelaku akan di jerat dengan Undang – undang Kesehatan pasal 197 dan pasal 196, bersangkutan dinyatakan sebagai penyedia, pengada dan penjual dari daftar G tersebut.

Berawal saat team resmob Polsek Makassar yang dipimpin Ka Tim Aiptu M. Rais menerima informasi telah terjadi transaksi penjualan obat- obatan yang masuk dalam daftar G di jalan Rappocini Makassar tepatnya di inspeksi kanal.

Mendapat informasi tersebut resmob bergerak melakukan penangkapan terhadap lelaki IA (18) warga Jalan Rappocini dan lelaki inisial FA (14) warga Jalan Rappocini dimana kedua pelaku melakukan transaksi pada saat di geledah terdapat 215 butir obat daftar G jenis tramadol di dalam topi lelaki IA bersamaan itu juga di amankan kedua rekan pelaku lelaki insial EK (20) warga Jalan Veteran Selatan dan lelaki inisial SU (35) warga Jalan Monginsidi Baru.

Keempat tersangka bersama barang bukti yang disita di bawah ke Polsek Makassar guna penyidikan lebih lanjut.(Tribratanews Polrestabes Mks)

Laporan : Muh Sain
Editor : Zul/Anjas/Andi A Effendy

Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.  Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security.  ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga  telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang.  Kasus ini terungkap  telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa.  Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan.  “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya.  Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan.  Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang.  “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya.  Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan.  “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya.  Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan.  Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri.  “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya.  Laporan : shanty

Gowa, Beritakota Online — Kapolsek Bontomarannu, AKBP Robert Naro melakukan Press Conference terhadap penangkapan pelaku penganiayaaan, Rabu (21/02/2018) sekitar pukul 13.30 Wita. Pelaku berinisial ADL (31) yang kesehariannya sebagai petani adalah warga Patalassang kabupaten Gowa menganiaya menganiaya korbannya Dedy Usman (51) yang bekerja sebagai security. ADL tega menganiaya korban lantaran sakit hati atas tuduhan kepada istrinya diduga telah melakukan pencurian di toko korban. Sehingga pelaku nekad menghabisi korban dengan sebilah parang. Kasus ini terungkap telah terungkap pada sabtu 10/2/2018 beberapa hari lalu. sekitar pukul 01.30 Wita. Dalam press conference di jelaskan. Penangkapan terduga berawal dari informasi warga yang mengatakan tersangka ADL (31) warga patalassang, itu berada dirumahnya di dusun tasilli desa pattallassang, kecamatan pattallassang kabupaten Gowa. Kanit Reskrim polsek bontomarannu, Ipda Nurman, yang mendapatkan informasi dari warga itu langsung mengumpulkan personil dan memberikan arahan. “Jadi kami bergegas, menuju rumah tersangka dan melakukan penggerebekan serta penangkapan, saat itu tersangka sedang tidur,” ungkapnya. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, tentang keberadaan senjata tajam yang digunakan saat melakukan penganiayaan. Pelaku menyampaikan senjata tajam yang berupa sebilah parang itu disembuyikan dirumah keluarganya di dusun sumbarrang, desa borongpalala kecamatan pattallassang. “Selanjutnya anggota membawa tersangka, ketempat yang ditunjuk namun tersangka berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan personil dan melarikan diri,” ujarnya. Jadi saat itu, dilakukan tembakan peringatan dan menghimbau agar tersangka tidak melarikan diri, namun hal itu tidak diindahkan. “Sehingga dilakukan tindakan tegas, kemudian diamankan dan langsung dibawa kerumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” papar nya. Pelaku tersebut merupakan DPO sejak bulan Nopember 2017 dan telah beberapa kali melarikan diri, pada saat dilakukan penangkapan. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, terkait penembakan peringatan itu, dia membenarkan anggotanya yang telah melakukan tindakan tegas, karena si pelaku kembali mau melarikan diri. “Saya harus tegas terhadap pembawa senjata tajam dan budaya ini harus lenyap di wilayah hukum Polres Gowa,” pungkasnya. Laporan : shanty


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”

Dukun Dari Bima Lakukan Praktik Pengobatan di Barru Diduga Tergolong ” Sirik”


By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak  Penuh Keakraban Gubernur Sulsel

Hari Jadi Barru Ke 58, Kapolres Tampak Penuh Keakraban Gubernur Sulsel


By: Admin1 | 21 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, hello Polisi, Hukum dan Kriminal, Nusantara Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD

Genjot Pelayanan Prima, Samsat Tana Toraja Optimalkan Pelayanan Dalam Rangka Pencapain PAD


Tulisan Terkait

By: Admin1 | 22 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018

BAK Diusulkan Penerima Penghargaan MAARIF Award 2018


By: Admin1 | 20 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar Murid Kepercayaan Puang La”Lang Pilih Dukung APPI-CICU

Murid Kepercayaan Puang La”Lang Pilih Dukung APPI-CICU


By: Admin1 | 20 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar Buku Mozaik Politik Keindonesiaan Akan Menginspirasi Akademisi

Buku Mozaik Politik Keindonesiaan Akan Menginspirasi Akademisi


By: Admin1 | 19 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar, Politik Loyalis IAS: Cuma Penghianat IAS Tak Dukung Appi-Cicu

Loyalis IAS: Cuma Penghianat IAS Tak Dukung Appi-Cicu


By: Admin1 | 19 Februari 2018

Kategori: Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Makassar, Pilkada Sulsel 2018 Sekertaris KPU Sulsel Curhat Dengan PPPDP di Kediamannya

Sekertaris KPU Sulsel Curhat Dengan PPPDP di Kediamannya


Custom & Design by: paradesain.net

View Desktop Version
by Mobile Domain