Kades Nanga Dua Pelopori Warga Serahkan Senjata Api Illegal Kepada Polisi

Kades Nanga Dua Pelopori Warga Serahkan Senjata Api Illegal Kepada Polisi

Pontianak, Beritakotaonline- SUNATA Kepala Desa Nanga Dua Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu, secara terus menerus mengajak warganya untuk menyerahkan senjata api rakitan kepada aparat Kepolisian dan hasilnya Kamis (08/12) 17 Pucuk senjata api lantak diserahkan oleh warga kepada Aparat Kepolisian.

KeberhasilanKepala Desa ini berkat ketekunan dan keseriusannya dalam mengajak warganya untuk menyerahkan senjata api rakitan kepada aparat Kepolisian .

Karena menurut Kades Sunata banyak resikonya jika warga menyimpan  senjata api rakitan seperti terjadi kecelakaan senjata api meledak atau salah tembak dalam berburu babi hutan,  melanggar hukum negara .

Kapolda Kalbar melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Drs.Suhadi Sw
M.Si,  memberikan apresiasi  dan salut kepada kepala Desa Nanga Dua yang telah bekerja keras mempelopori warganya untuk menyerahkan senjata api rakitan kepada aparat Kepolisian, harapan pihak Kepolisian apa yang telah dilakukan oleh Kepala desa Nanga Dua ini bisa diikuti oleh kepala desa yang lain, karena jika warga masyarakat menyimpan senjata api atau bahan peledak kemudian yang bersangkutan tertangkap oleh Kepolisian maka tidak ada ampun mereka akan diproses  secara hukum, namun sebaliknya jika warga masyarakat menyerahkan senjata api illegal, kepada Polisi, maka yang bersangkutan akan diperlakukan sebagai mitra kerja yang sejati.

Penyerahan  senjata api Illegal tentunya tidak terlepas peran   Bhabinkamtibmas Desa Nanga Dua Brigadir Agus Kusnaeni, dimana yang bersangkutan sangat aktif dalam melakukan Kunjungan dari Rumah kerumah, tanpa mengenal lelah ia harus berjemur diterik matahari,  keluar masuk Dusun untuk mengajak masyarakat  menyerahkan senjata api rakitan kepada Kepala Desa  Nanga Dua Sunata dilingkup warganya ia sangat disegani, karena selama menjabat sebagai kepala desa sangat dekat dengan warga dan mau bergaul.

Penyerahan senjata api  rakitan ini , sebagai tindak lanjut perintah Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951, barang siapa dengan sengaja memasukkan, menyimpan, menggunakan, menguasai, senjata api  atau bahan peledak,  dapat dikenakan sanksi pidana minal 20 tahun.

Laporan : Dirman
Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Utama, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

20 - Aug – 2012 - Admin1

Camat Se Kabupaten Toraja Utara Siap Menangkan Sayang Jilid 2

23 - Feb – 2016 - Admin1

Berita Foto : Sosialisasi ” Pelayanan Prima Bersih Dari Percaloan” di Samsat Pangkep

7 - Jul – 2015 - Admin1

Minyak Goreng Rp 9.000 Sinar Mas Jadi Rebutan Rakyat

12 - May – 2015 - Admin1

Berita Foto : Warga Keluhkan Debu Pabrik Semen Tonasa di Desa Biringere

19 - Feb – 2014 - Admin1

Presiden RI Tiba di Bandara Lanud Hasanuddin Makassar

Tulisan Terkait

19 - Jun – 2012 - Admin1

Bengkulu Diguncang Gempa 5 SR

22 - Nov – 2015 - Admin1

Inilah Video Suara Emas Kapolsek Pasarwajo Buton Sultra

17 - Jun – 2013 - Admin1

Warga Bentrok Lagi Dengan Mahasiswa Unismuh

23 - Mar – 2016 - Admin1

Ciputra Ajak Jurnalis Makassar Dan Agen Property Hadiri Signing Contract di Jakarta

8 - Jan – 2017 - Admin1

Lagi, Polsek Bandara Gagalkan Pengiriman Empat Sachet Sabu Ke Marauke

View Desktop Version
by Mobile Domain