Waduh, Akibat Suply Air PDAM Makassar, Warga Desa Puca Maros Puluhan Tahun Tidak Nikmati Air Bersih

Waduh,  Akibat Suply Air PDAM Makassar, Warga Desa Puca Maros Puluhan Tahun Tidak Nikmati Air Bersih

Maros, Beritakota Online-Warga  Desa puca Kecamatan Tompobulu  merasa sangat di rugikan  oleh  PDAM  Makassar karena sudah puluhan tahun  air sungai lekopancing  di nikmati oleh warga makassar namun  warga  lekopancing sendiri  hanya menonton melihat  airnya mengalir ke PDAM  makasssar,dan  warga  tersebut tidak bisa berbuat apa apa,kata warga  ketika wartawan  Berita kota online. bersama BPAN  aliansi indonesia  Cabang Maros berkunjung ke  Desa puca dusun bontosunggu  Maros pada hari  Kamis 08 Desember 2016,

KepalaDusun  Bonto sunggu  Dg Tiro ketika di temui wartawan  di  rumahnya  mengatakan , masyarakat  Dusun  bonto sunggu  mulai sejak dulu tidak pernah  menikmati air bendungan dari lekopancing , karena di larang oleh petugas  PDAM Makasar , sehingga  warga  walaupun  hanya  untuk mencuci saja  seperti, mencuci baju dan lannya  tidak di bolehkan  oleh  petugas  PDAM Makassar.
Olehnya itu lanjut  Dg  Tiro  kalau memang  PDAM makassar tidak  mau memperhatikan  warga dilekopancing  maka warga akan  mengadakan aksi, jika tidak ada  bantuan berupa  pompa nisasi yang besar untuk  persawahan  warga  Maros.

Kepala Desa Puca  Kamaruddin  ketik di mintai kementaranya,  bahwa sampai saat ini  masyarakat saya kekeurangan  air  apalagi kalau kemarau tiba, dan  sungai  lekopancing sendiri di depan  mata warga  penuh dengan air yang mengalir ke kota Makassar.

Lanjut Kamaruddin  kalau memang tidak ada solusi  yang di berikan warga  lekopancing  dari  PDAM  kota makassar maka  apapun  kemauan warga  saya dukung  tuturnya.menurutnya sampai saat ini tidak apa satupun  bantuan  yang menyentuh lansung  oleh masyarakat lekopancing, kalau warga  mau membuat aksi  untuk kepentingan  warga ,saya kepala Desa Puca  siap mendukunnya.
Ketua  BPAN  aliansi Indonesia  Cabang Maros  Harmin Thomaru,  melihat  warga  tompobulu  khususnya  Desa Puca dia mengatakan , sangat prihatin setelah mendengar keluhan masyarakat secara  lansung yang ternyata sudah  puluhan tahun  tidak  menikmati  air sungai lekopancing. Dalam hal  ini  kami selaku lembaga  BPAN Aliansi Indonesia   akan  mengawal  kemauan  warga  Desa Puca sampai   permasalahan ini  jelas  dari  PDAM Makassar. ( Syamsulbakhri /ADTA )

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Foto, Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

22 - Mar – 2015 - Admin1

Warga Pinggiran Pangkep Beri Dukungan Sangkala Taepe

1 - Jan – 2015 - Admin1

Awal Tahun 2015, Mobil Dari Kalimantan Tabrak Pohon di Aroepala Makassar

18 - Aug – 2016 - Admin1

Berita Foto : HUT RI Ke 71 di Pinrang, Kanit Regident Satlantas Polres Jadi Komandan Paskibraka

1 - Jan – 2015 - Admin1

Berita Foto : Kepala Biro Sulselbar Kantor Beritakota Nusantara Bersama Pimpinan Jawaposs Makassar Saat Ikuti Jumpa Pers Akhir Tahun di Mapolda Sulselbar

19 - Nov – 2015 - Admin1

Inilah Senyum Sang Jenderal Untuk Warga Makassar

Tulisan Terkait

21 - Jan – 2015 - Admin1

Prof.Dr.Andi Agustang, M.Si: Sulsel Terancam Lost Generation

18 - Feb – 2015 - Admin1

Kapolda Sulselbar Ajak Anggota Polri, PNS Dan Bhayangkari Tingkatkan Nilai Ketagwaan

29 - Sep – 2015 - Admin1

Parisada Hindu Adakan Ritual Potong Gigi Massal di Makassar

18 - Oct – 2013 - Admin1

Gubernur Sulsel Lantik Pejabat Eselon II Pemprov

26 - Apr – 2014 - Admin1

Oknum Polisi di Makassar Jadi Korban Pengeroyokan

Tulisan Terkait

19 - Oct – 2015 - Admin1

Koalisi Aktivis Makassar ” Warning ” Kapolda dan Kajati Sulselbar Lidik Dugaan Korupsi DAK 2012 di Selayar

18 - Apr – 2015 - Admin1

AKP Muari Pimpin Polsek Rappocini Makassar

13 - Mar – 2016 - Admin1

Kinerja Menteri Pendidikan ” Lamban ” Anggaran Dana Bos Belum Sampai ke Sasaran

22 - Sep – 2014 - Admin1

2015, Kampus YAPIM Akan Beralih Jadi Universitas Islam Maros

13 - May – 2016 - Admin1

Bupati Gowa Harap LDII Tingkatkan Kualitas Dakwah