BPAN ALIANSI INDONESIA Desak PDAM Makassar Salurkan Retribusi Dan CSR Masyarakat Lekopancing di Maros

BPAN ALIANSI INDONESIA  Desak PDAM Makassar Salurkan Retribusi Dan CSR Masyarakat Lekopancing di Maros

Maros, Beritakota Online- Dewan pimpinan Cabang Maros  BPAN Aliansi indonesia  minta pada Pemkot makassar khususnya PDAM Makassar untuk  segera menyalurkan  dana retribusi dan  dana  corporate social responcibility (CSR ) ke pemkab Maros.

Hal ini disampaikan oleh  ketua  BPAN Aliansi Indonesia DPC Maros  Harmin thomaru  pada hari Minggu .03desember 2016, menurut Harmin,  air yang berada di bendungan   lekopancing  kecamatan  Tanralili maros  sudah  lama dinikmati oleh  sebahagian masyarakat  makassar  sejak tahun 1980 an  sehingga memang layak kita ketahui  bersama konstribusi apa  yang  berdampak di Kabupaten Maros  jangan sampai yang merasakan  sebagin masyarakat makassar  saja.sedangkan penduduk maros saja masih membutuhkan  air dari bendungan lekopancing.khususnya  yang berdomisili di sekitar kecamatan  Tanralili,bahkan pada saat musim kemarau datang  masyarakat di sekitar wilayah tersebut  kadang mengalami  kekeringan,itu sudah terjadi sejak tahun 80 an.katanya.

Ironisnya  jangankan dana retribusi  air,dana CSRnya saja PDAM Makassar belum pernah di rasakan  oleh masyakat  sekitar bendungan  lekopancing maros. Seperti di amanahkan  dalam UU nomor 28 tahun 2009 tentang  pajak Daerah dan retribusi daerah. bahkan Pemkab Maros  sudah menerbitkan  perda retribusi  pemanfaatan air bawah tanah dan  air permukaan yang mengatur hal itu.Olehnya itu kami mendasak pemkot makassar  khususnya  PDAM makassar segera mengambil keputusan tentang hal tersebut. Kami pun meminta  Bupati Maros dan DPRD Maros  menunjukkan keseriusannya dalam hal tersebut demi  keterpihakannya  kepada masyrakat Maros. tutup Harmin thomaru.

Mantan kepala ranting  Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Maros  ( Pengairan  Lekopancing ) Ir H. Sirajuddin ketika di temei di maros  mengungkapkan   sungai lopancing sampai saat ini  ainya  masih di kuasai  oleh PDAM Makassar  sejak dulu , sedangkan  masyarakat  maros  hanya  sebagian  air   sungai  lekopancing  yang di nikmatinya  , buktinya  jika  musim kemarau tiba  orang maros  kekurangan air  katanya.

Lanjut, jika di perkirakan  air sungai lekopancing ke Makassar  dari  100 persen  yang di nikmati  orang maros  hanya sekitar  10 persen saja. Dan juga  semua petugas  dari  ranting lekopancing tidak  bisa berbuat  apa apa, karena  tugas untuk membagi air ke irigasi   sangat  sedikit debit  air  ke  sawah  penduduk ,juga  pompa air  untuk kelompok tani yang ada di sana  jika  mau mengisap air melalu pompanisasi  untuk persawahan  tidak di perkenkan oleh  PDAM Makassar kata  Syirajuddin, yang jelas  masyarakat yang berada di sekitar  sungai lekopancing  tidak merasakan  manfaat air sungai lekopancing sampai saat ini  ungkapnya. Syamsulbakhri/adtya )

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Daerah | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

26 - May – 2015 - Admin1

Kompol Woro Sosilo Jabat Kapolsek Panakkukang

15 - Feb – 2013 - Admin1

Kejagung Akan Eksekusi Komjen (Purn) Susno Duadji

26 - Jan – 2015 - Admin1

Alumni FISIP UIT Makassar Sampai di Papua

8 - Sep – 2014 - Admin1

Kontingen Porda XV Seluruh Daerah Sudah Tiba di Bantaeng

27 - May – 2015 - Admin1

Berita Foto : Sertijab Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulselbar Berlangsung Hikmah

Tulisan Terkait

23 - Jan – 2016 - Admin1

Pertemuan Para Dirlantas di Makassar Bahas Masalah Legalitas Bentor

9 - Feb – 2016 - Admin1

Temu Pemuda, LDII Bahas Pencegahan Radikalisme

14 - Jul – 2016 - Admin1

Penasehat IKA SMP 8 Tahun 85 Raih Gelar Doktor di UNM Makassar

3 - Nov – 2015 - Admin1

Pembinaan Kelembagaan Ketua RW dan RT Se Kota Makassar

5 - Feb – 2015 - Admin1

Perang Kelompok di Tello, Tukang Parkir Jadi Korban

View Desktop Version
by Mobile Domain