Waduh, Ratusan Kendaraan Milik PT Vale Beroperasi Diareal Tambang di Lutim Diduga Belum Didaftar Di Samsat Makassar Rugikan Pajak Daerah Senilai Milyaran Rupiah

Waduh, Ratusan Kendaraan Milik PT Vale Beroperasi Diareal Tambang di Lutim Diduga Belum Didaftar Di Samsat Makassar Rugikan Pajak Daerah Senilai Milyaran Rupiah

Sejumlah Aktifis di Makassar Minta Instansi Terkait Usut Keberadaan Kendaraan Tersebut.

Makassar, Beritakota Online -Perusahaan Tambang terbesar yang berpusat di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), PT. Vale, dikabarkan miliki seratus lebih kendaraan bermotor (ranmor) roda empat (mobil) beralamat Makassar sesuai faktur kendaraan, diduga belum terdaftar di Kantor Samsat Makassar.

Tentunya keberadaan mobil yang semua masuk dalam klasifikasi kelas mewah, dan ini sudah merugikan pendapatan pajak daerah Provinsi Sulsel senilai belasan miliar rupiah.

Hal itupun dibenarkan sejumlah sumber yang mengetahui persis adanya tunggakan pajak ranmor PT. Vale yang sebelumnya bernama PT. Inco, yang hingga saat ini belum terbayarkan di Samsat Makassar.

Sementara ratusan mobil milik PT. Vale ini beroperasional di kawasan tambang milik perusahaan besar ini di Malili, Kabupaten Luwu Timur sekitar 8 tahun.

Selain tak pernah membayar Bea Balik Nama (BBN) 1, seluruh kendaraan tak teregistrasi ini mengabaikan pajak tahunan kendaraan itu.

Menanggapi permasalahan yang tentunya merugikan daerah belasan miliar rupiah ini, sejumlah aktivispun meradang dan menganggap adanya ketidak pedulian PT. Vale tersebut perlu diusut oleh aparat kepolisian dan pihak Dipenda Sulsel.

“Nilai yang cukup fantastik dari kesengajaan yang dilakukan untuk tidak taat membvayar pajak ranmor, merupakan sebuah pelanggaran yang tak bisa ditolerir,” ucap Direktur Konsorsium Pemerhati Kebijakan Publik (KOPEK) Sulsel, Uchu M, Jumat (30/9) kepada Wartawan di Makassar.

Disisi lain menurut Ketua Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Panca Sila (Sapma PP), Arul, mengharapkan  institusi terkait diharap bisa menyelamatkan kerugian negara yang sudah 9 tahun terabaikan.

Sejumlah aktivis di Kota ini mengaku, dalam waktu dekat akan melakukan aksi unjukrasa meminta perusahaan ini untuk segera melakukan pemvayaran pajak ranmor yang selama ini hanya di abaikan.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sulsel, Tautoto TR yang dihubungi via telepon selularnya, mengaku jika pihak PT. Vale memiliki sejumah kendaraan yang beralamat Makassar yang belum didaftar.

“Masalah ini sudah kami bicarakan sekitar satu tahun dengan pihak kepolisian,” ucap Kadispenda melalui pesan singkatnya. ( Umat/ Mudassir)

Editor : Zulkifli/Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Ekobis, Pajak | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

19 - Feb – 2013 - Admin1

PT Dyandra Media International Tbk Go Public

22 - Jul – 2015 - Admin1

Berita Foto : Warga Desa Sawaru Kec. Camba Shalat ID Idul Fitri di Masjid Lereng Gunung

28 - Sep – 2012 - Admin1

Fraksi Golkar : Walikota Makassar di Minta Cuti

31 - Jul – 2015 - Admin1

Diduga Mabuk, Anggota Polres Puncak Jaya Ngamuk Di Hotel D ‘ Maleo Makassar

10 - Jul – 2012 - Admin1

Kasat Lantas : Akibat Miras Kecelakaan Lalulintas di Sorong Meningkat

Tulisan Terkait

14 - Feb – 2015 - Admin1

Bupati Jeneponto Resmikan Pasar Bulo-Bulo

7 - Oct – 2015 - Admin1

Asni Djamereng Sekpro KPI FDK UIN Alauddin Makassar

17 - Jan – 2016 - Admin1

Wapres JK Bersama Gubernur, Walikota Nikmati Indahnya Pantai Losari Makassar

30 - Jul – 2014 - Admin1

Bupati Maros “ Anak Tirikan ” Tiga Kecamatan Potensial

13 - Jun – 2015 - Admin1

dr. Nasrum Naik Turun Gunung Layani Masyarakat Pangkep

Tulisan Terkait

10 - Jan – 2015 - Admin1

Waduh, SMP Negeri 22 Makassar Diserang, Pelaku Pakai Busur

31 - Jan – 2013 - Admin1

Tim Relawan Ilham Azis Menyatu di Taman Macam

2 - Jun – 2015 - Admin1

Bentrok Di Unismuh , 4 Mahasiswa Luka

21 - Nov – 2016 - Admin1

Kantor Berita Kota Nusantara Biro Pangkep Gelar Pelatihan Jurnalistik Siswa SMPN 1 Segeri Pangkep

18 - Jun – 2013 - Admin1

Rektor Unismuh Minta Maaf Kepada Warga Makassar