Ada Dugaan Anggaran Proyek Saluran Irigasi Pertanian di Maros Disunat

Ada Dugaan Anggaran Proyek Saluran Irigasi Pertanian di Maros  Disunat

Maros, Beritakota Online- Pemerintah Pusat memberikan bantuan perbaikan sarana dan prasarana termasuk untuk pembangunan Saluran Irigasi di Kabupaten Maros yang dikelolah langsung oleh Kelompok Tani Kabupaten Maros. Untuk Kabupaten Maros pada tahun 2016 dalam penelusuran beritakotaonline.com ke Kelompok Tani yang mendapatkan bantuan tersebut yakni untuk pembangunan saluran irigasi dengan panjang dalam  satu kelompok tani sekitar 150M2 panjang irigasi dengan anggaran setiap paket sebesar Rp. 48.000.000,-  dan mulai dikerjakan pada bulan Mei sampai Agustus 2016 dan semuanya rampung.

Daribeberapa kelompok tani mulai dari kelompok tani yang berada di Kecamatan Simbang, Bantimurung, Turikale mengatakan “Pekerjaan proyek saluran irigasi sudah selesai namun anggaran dari Dinas Pertanian Kab. Maros belum dibayarkan 100%.  Proyek tersebut yang anggarannya Rp. 48.000.000/Paket dibayar  dua kali pembayaran, yang pertama untuk pembayaran 70% dari  nilai anggaran  dan pembayaran kedua 30 %. Yang anehnya untuk pembayaran 70 % dipotong sebanyak Rp. 7.500.000,- dan pencairan kedua untuk 30% dipotong Rp. 3.500.000,- sisa anggaran yang dikelolah kelompok tani hanya Rp. 37.000.000,- . Dalam pemotongan tersebut diterima langsung oleh Muhammad Rusli  pegawai Dinas Pertanian Bidang Sarana dan Prasarana, Kata kelompok tani.
Kelompok tani melanjutkan “Untuk apa dana yang nilainya Rp. 11.000.000,- itu sedangkan dalam pengerjaan proyek saluran irigasi tidak ada pemberitahuan sebelumnya dan itupun dipotong tanpa ada tanda bukti (Kwitansi), termasuk adanya pemotongan untuk asuransi juga tidak ada kwitansi.

Muhammad Rusli, ketika ditemui wartawan beritakotaonline.com membantah adanya adanya pemotongan, katanya “saya tidak tahu pak tentang itu”  dan dia juga menjelaskan bahwa untuk Kabupaten Maros mendapatkan 40 paket bantuan saluran irigasi di enam kecamatan termasuk Kecamatan Simbang, Tanralili, Bontoa, Lau, Turikale, Maros Baru dan pekerjaannya dikerjakan mulai bulan Mei Sampai sekarang dan rata-rata sudah rampung. “Adanya pembayaran terlambat karena ada pergantian Pimpinan di Provinsi Sulawesi Selatan”. Kata Rusli.

Untuk sisa pembayaran anggaran proyek tersebut dibayarkan setelah Kepala Bidang Sarana Dan Prasaran Dinas Pertanian Maros pulang  dari Tanah Suci Mekkah. (Syamsul)

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Daerah | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

5 - Feb – 2014 - Admin1

Kapolda Sulsel : Kapolsek Se Sulselbar Wajib Tahu Nama Caleg Didaerahnya.

10 - Oct – 2015 - Admin1

Muhammad Evert Yulianto Nahkodai Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan

28 - Jun – 2012 - Admin1

PIP Dan Kementerian Keuangan Siapkan Dana Pinjaman Kab/Kota Rp 1,5 T

20 - Apr – 2017 - Admin1

Bedah Rumah di Gelar TMMD Di Desa Bulu Tellue

3 - Dec – 2016 - Admin1

Berita Foto : Inilah Kepedulian Kapolda Sulsel Dan Pangdam VII Wirabuana Berboncengan Naik Motor Pantau Keamanan Aksi Damai 212 di Makassar

View Desktop Version
by Mobile Domain