Diknas Dan LSM Pattiro Jeneponto Gandeng Polres dan Kodim Berantas Buta Aksara

Diknas Dan LSM Pattiro Jeneponto Gandeng Polres dan Kodim Berantas Buta Aksara

Jeneponto, Beritakota Online-Seminar inovasi pendidikan dengan tema menghargai sebelum menghukum dilaksanakan atas kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto dan LSM Pattiro Jeka pada selasa (6/9) di gedung sipitingarri pada kesempatan seminar kini hadir narasumber dari Universitas Negeri Makassar Ibu Dokter Farida M.Pd selaku narasumber ahli kemudian Bupati jeneponto bapak Kapolres AKBP Joko Sumuarno dan kajari jeneponto Darmukit, DANDIM 1425 Jeneponto dan Kepala Dinas Pendidikan Drs Nuralam

Kadis Pedidikan Jeneponto Nuralam dalam laporannya mengatakan diharapkan dari Seminar ini lahir konkrit praktis terkait inovasi guru dan sekolah dalam memberikan hukuman terhadap siswa diharapkan agar tidak terjadi lagi hukuman yang sifatnya kontraproduktif dan main fisik sehingga akan meminimalisir terjadinya proses hukum bagi guru maupun pihak sekolah termasuk juga para orang tua.

Dalam Seminar ini juga dilangsungkan penandatanganan MOU antara bupati Jeneponto dengan Dandim 1425 JP, dan Kapolres terkait pemberantasan buta aksara dan kesetaraan harapannya pemberantasan buta aksara dan kesetaraan bisa lebih cepat dalam proses pengentasannya kami targetkan 6 bulan kedepan buta aksara sudah bisa diatasi dan Pattiro Jeka akan memberikan dukungan suporter metodologi dan pergerakan terhadap relawan sementara Dinas Pendidikan akan berperan dalam penganggaran kebijakan dan mendorong warga untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pemberantasan buta aksara Indonesian.

Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta dari unsur kepala sekolah, guru dan guru BP Pada satuan SLTP dan SLTA, Perwakilan PGRI, dewan pendidikan, unsur pengawas dan komite sekolah. Gerakan ini membutuhkan 10.000 relawanl untuk mengajari 10.000 warga buta aksara yang tersebar di 11 kecamatan.

Bupati jeneponto H. Iksan Iskandar dalam sambutannya mengatakan berharap seminar pendidikan ini menghasilkan rumusan dalam mengelola pendidikanyang lebih ramah terhadap anak, jika ini diwujudkan maka dengan sendirinya tujuan pendidikan dapat tercapai. Olehnya itu sangat sibutuhjan innovasi penddikan setiap jenhang untuk nengarahkan seluruh stake holder pendidikan guru, orang tua dan anak didik dapat dijadikan kurikulum dalam mengelolah pendidikan yang lebih baik jelas iksan. ( Rizal)

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Daerah | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

22 - Oct – 2013 - Admin1

“Hati dan Senyum” Moh. Hidayat Tertambat di Pulau Tinabo

21 - May – 2016 - Admin1

Police Goes To School, Satlantas Polres Maros Kampanyekan Tertib Berlalulintas Dikalangan Pelajar

15 - Apr – 2013 - Admin1

SD Unggulan Toddopuli Bazar Pramuka Peduli Lingkungan

27 - Jan – 2015 - Admin1

Inilah 10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2015

29 - Jun – 2012 - Admin1

Kementerian Koperasi RI Kunjungi Koperasi Pedati Dispenda Sulsel

View Desktop Version
by Mobile Domain