Kasus Penyitaan Uang Dinar di Polres Sidrap, Kapolres Dilaporkan Di Propam Mabes Polri

Kasus Penyitaan Uang Dinar di Polres Sidrap, Kapolres Dilaporkan Di Propam Mabes Polri

Sidrap, Beritakota Online-Kasus penyitaan uang dinar Ahmad Lusi yang dilakukan Polres Sidrap kini diusut Mabes Polri.

Kuasa Hukum Ahmad Lusi, Maulana mengatakan, pelaporan atas perampasan barang milik kliennya tersebut sudah diterima Propam Mabes Polri. Laporan tersebut bernomor, STPL/42/VII/2016/Yanduan. Dengan Telapor Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar, Wakapolres Kompol Apri Presetya, Kasat Intelkam AKP Fantry, Kasat Reskrim AKP Candra Yudha, dan  Kapolsek Panca Rijang Abd Rasyid.

“Jadi kasus perampokan ala Polres Sidrap sudah diterima Propam Mabes Polri, dan alhamudilah mereka berjanji usut secepatnya,” katanya kepada Rakyatku.com, Minggu (24/7/2016).

“Pelaporan kami ini juga sekaligus meminta pelimpahan yang sebelumnya ditangani Propam Polda Sulsel,” tambahnya.

Maulana menjelaskan, dalam laporan Jumat  22 Juli lalu, salah satu petugas Propam Mabes Polri terkejut dengan alasan Kapolres Sidrap dalam perampasan barang tersebut yang mengatakan dalil titipan.

“Bahkan petugas itu mengatakan cara yang digunakan Poles Sidrap seperti jaman jahiliia. Karena kepolisian tak pernah menyita barang seseorang dengan menggunakan dalil titipan. Itu tidak ada di KUHP atau aturan kepolisian lainnya,” jelasnya.

Sementara, istri Ahmad Lusi, Andi Asnada berharap keadilan hukum datang dari Propam Mabes Polri. Mengingat, proses hukum suaminya yang kini ditangani Kejaksan Negeri Sidrap tidak sesuai pokok yang perkara yang ditangani Polres Sidrap.

“Kan laporan pelapor penggelapan dengan kerugian hanya Rp4 juta. Sementara barang saya dan barang orang yang disekitar rumah yang senilai Rp9 miliar juga disita. Anehnya, barang yang disita itu tidak menjadi barang bukti di pengadilan,” jelasnya, seperti dilansir Rakyatku.

Sebelumnya, kasus penyitaan barang Ahmad Lusi yang dilakukan Polres Sidrap senilai Rp9 miliar,19 Mei lalu kini menjadi sorotan masyarakat. Pada penggerebakan dini hari itu, personel Sidrap menuduhkan kepemilikan narkoba dan senjata Api.

Tak menemukan tuduhan tersebut, Polres Sidrap langusung menyita barang-barang dan mengamankan 11 orang termasuk Ahmad Lusi.

Anehnya, penetapan tersangka Lusi setelah salah satu warga melapor. Apalgi laporan itu tidak sesuai tuduhan awal Polres Sidrap yakni narkoba dan kepemilikan senjata api. Itupun setelah Ahmad Lusi  sudah tiga hari mendekam di tahanan.

“Pada saat polisi datang, mereka tidak bisa melihatkan surat perintah. Jadi penahanan suami saya tanpa sprindik. Apalagi adanya pelapor, setelah suami saya ditahan tiga hari,“ demikian Andi Asnada. ( Ilham)

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Daerah, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

20 - Jul – 2013 - Admin1

Jasa Raharja Kerjasama Ditlantas Dan Dishub Buka Posko Lebaran

1 - Jul – 2012 - Admin1

Samsat Gowa Optimalkan Pelayanan Mobil Pajak Keliling

3 - Apr – 2015 - Admin1

A, Yathrib Figur Cocok ” Dampingi ” Syamsuddin Pilkada Pangkep

23 - Apr – 2015 - Admin1

Hari Pertama Dirlantas di Makassar, Pimpin Apel Pagi Di Ditlantas Polda Sulselbar

13 - Sep – 2015 - Admin1

Kapolda Sulselbar : Polisi Sebagai Pelayanan Dan Melindungi Masyarakat

Tulisan Terkait

9 - Jul – 2015 - Admin1

UNSIMAR Poso Rencana Tambah Empat Prodi

8 - Jan – 2016 - Admin1

Lagi, Polisi Periksa 7 Orang Saksi Pasca Penganiayaan PNS Kodim Maros

3 - Aug – 2016 - Admin1

Kejari Pangkep Akan Eksekusi Lahan Jalan Poros Segeri

15 - Dec – 2015 - Admin1

Mengunjungi Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro di Fort Roterdam

9 - Jan – 2016 - Admin1

Warga Dan Jamaah Masjid Nurul Haq Borong Rayakan Maulid

View Desktop Version
by Mobile Domain