Kasus Pemalsuan STNK Dan Notis Pajak di Samsat, Lemkira Berharap Kadispenda Bisa Ungkap Keterlibatan Stafnya

Kasus Pemalsuan STNK Dan Notis Pajak di Samsat, Lemkira Berharap Kadispenda Bisa Ungkap Keterlibatan Stafnya

Mengungkap Kasus Pemalsuan STNK Dan Notis  Pajak  Di Samsat  ( Bagian 1)

Makassar, Beritakota Online- Terungkapnya Modus Pemalsuan STNK dan Notis Pajak di Samsat yang telah berhasil dibongkar Pihak Kepolisian Polda Sulsel perlu diajung jempol lantaran Kasus ini merupakan jarang terungkap selama ini diwilayah hukum Kepolisian Daerah Sulawesi selatan.

Sejumlah Barang bukti blanko atau lembaran Notis Pajak Kosong yang diamankan pihak Polda Sulsel bersama 7 orang tersangka sindikat pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor adalah asli. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu jaringan pelaku.

Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, Kompol Agung Kanigoro mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus memburu jaringan pelaku.

“Pihak Kepolisian masih melakukan pengembangan terkait kasus ini dan  kemungkinan masih ada jaringan pelaku,” kata Agung di Makassar, Jumat (22/7/2016), seperti dilansir Liputan 8.

Lebih jauh Agung mengatakan, terkait barang bukti yang diamankan berupa Notis Pajak Kosong adalah asli, namun isinya saja yang dipalsukan oleh pelaku yang bekerja secara berkelompok.

“Untuk notisnya itu asli, hanya saja isinya itu yang dipalsukan, pelaku akan dijerat dengan pasal 288 KUHP terkait pemalsuan,” ungkapnya.

Sementara itu Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara  ( Lemkira) Sulsel , Rizal Noma mengatakan polisi harus terus mengembangkan dan memburu jaringan pelaku. Terkait dengan barang bukti yang diamankan berupa Notis Pajak Kosong yang hanya bisa disalurkan oleh Dinas Pendapatan (Dispenda) Sulawesi Selatan besar kemungkinan adanya oknum didalam yang ikut terlibat.

“Kalau Notis Pajaknya asli, ya tidak tertutup kemungkinan adanya oknum Pegawai Dispenda Sulsel diduga yang ikut terlibat,” tegas Rizal Noma,Jumat (22/7/2016) .

Rizal Noma juga menambahkan bahwa disini Perlu Ketegasan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel hal di jabat H. Tautoto TR untuk mengungkap juga kasus ini dalam instansinya dan memberikan sanksi tegas kepada Staf Pegawai Dispenda Sulsel yang terlibat dalam membantu pendistribusian Notis Pajak kosong ini kepada Pelaku yang telah diamankan Kepolisian Daerah Sulsel.

Diketahui sebelumnya sebanyak 7 orang sindikat pemalsuan STNK palsu berhasil diamankan oleh Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel).

Terungkapnya jaringan pemalsuan STNK ini berawal dari tertangkapnya 4 orang pelaku pemalsuan STNK pada Senin (25/6/2016) lalu oleh Unit Reserse Mobile Polda Sulsel. Keempatnya adalah Hamzah alias Wandi (33), Syukri (30) Jumain (35) dan Fahri Sanitra (21).

Kemudian pada Minggu 17 Juli 2016 Unit Resmob Polda Sulsel kembali mengamankan 2 tersangka baru, yakni Israfil alias Cikal (39) warga Jl Jalahong daeng Mattutu Kecamatan Makassar dan Rahman alias Suneo (29) warga Jl Abubakar Lambogo, Makassar.

Lalu pada Senin 19 Juli 2016 pihak kepolsian kembali mengamankan satu orang tersangka yakni Syahril alias Asri (55). Sindikat sudah beraksi selama 2 tahun, dan telah berhasil menjual STNK palsu sebanyak 30 lembar dengan harga Rp3 juta perlembarnya. ( Bersambung….)( Agus/Mudasir)

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

14 - Jun – 2016 - Admin1

Kemenristekdikti Anggap Wisuda UKDM Diduga Ilegal

26 - Mar – 2015 - Admin1

Berita Foto : H. Sangkala Taepe Tanda Tangan Kesepakatan Warga Untuk Laksanakan Program Religius di Pangkep

20 - Dec – 2015 - Admin1

Soal Dicatutnya Nama Lembaga Kepolisian Di Sulsel, Lemkira Akan Surati Gubernur Dan Kapolri

25 - Aug – 2012 - Admin1

Gubernur Sulsel Buka Mukerrnas KKSS di Makassar

20 - Aug – 2014 - Admin1

Menteri Lingkungan Hidup Lantik Pejabat Esolon I Sampai IV

View Desktop Version
by Mobile Domain