Warga Bangkala Loe Dan Aktivis Gempur Tolak Pekerjaan Jalan Beton Diduga Anggaran ” Ditilep”

Warga Bangkala Loe Dan Aktivis Gempur Tolak Pekerjaan Jalan Beton Diduga Anggaran ” Ditilep”

Jeneponto, Beritakota Online-Aktivis Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) yang didukung ratusan warga Desa Bankala Loe, Kecamatan Bontoramba, menolak pekerjaan jalan beton, talud dan decker di desa tersebut.

Menurut Ketua Gempur, Irsan Karsa dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, grup Kantor Berita Kota Online Jumat malam (17/6), bahwa pekerjaan tersebut terindikasi penuh dengan ketimpangan dan diduga dananya ” ditilep” diantaranya, volume pekerjaan tak sesuai degan anggaran yang disiapkan dari APBN 2016 dengan nilai kontrak Rp. 1.833.160.000

“Kami dari Gempur dan warga disekitaran proyek.menolak pekerjaan proyek tersebut yang dipaketkan dengan pekerjaan Penbangunan PSD Pemukiman Pedasaan Potensial Agropolitan,” ucap Irsan Karsa.

Lanjut Irsan, pelaksana penyedia jasa pekerjaan ini adalah CV. Mandiri dan diduga proyek ini penuh dengan permainan. Salah satunya sertu yang dikeruk dari sungai disekitaran proyek dijadikan dasar penbuatan aspal beton.

Demikian dengan penggunaan  besi yang seharusnya menjadi tulang pada aspal beton tersebut, malah  hanya sebagian yang digunakannya

“Hal ini kami anggap  kejahatan terstruktur. Dinas PU Provinsi Sulsel harus bertanggung jawab,” pungkasnya ( Dirman)

Editor : Zulkifli/ Andi Ahmad


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Daerah | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

25 - Dec – 2015 - Admin1

Kasdam XII/Tanjung Pura Hadiri Apel Gabungan Operasi Lilin Kapuas

16 - Jun – 2014 - Admin1

Dirut Telkom Raih Gelar Doktor di Universitas Padjadjaran

17 - Feb – 2017 - Admin1

Kapolda Jabar Beri Penghargaan Honorary Police kepada Tokoh yang Banyak Membantu Tugas Kepolisian

31 - Dec – 2014 - Admin1

Akhir 2014, Pamin I STNK Samsat Makassar Naik Pangkat

6 - Nov – 2016 - Admin1

Soal Pemukulan Oknum Jurnalis di Sinjai, JPS Minta Kapolda Dan Kapolres Sinjai Usut Tuntas Kasus Ini

View Desktop Version
by Mobile Domain