Ada Dugaan Pengalihan Regident Ranmor Ke Ditlantas, Inilah Penjelasan Dirlantas Polda Sulselbar !

Ada Dugaan Pengalihan Regident Ranmor Ke Ditlantas, Inilah Penjelasan Dirlantas Polda Sulselbar !

Dirlantas Polda Sulselbar :  Dapat Memberikan Pelayanan Keamanan Kepada Masyarakat

Makassar, Beritakota Online- Adanya rumor dan sejumlah Isu dan ada dugaan akan beralihnya proses Registrasi dan Identifikasi ( Regident) Kendaraan bermotor ( Ranmor) dari Samsat ke Ditlantas Polda Sulselbar.

Dan adanya sorotan sejumlah Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) tidak diefektifkan perlakuan Pepres Tahun 2015 tentang Regident Ranmor dan diberlakukan Perkap tahun 2012 sebagai acuan.

Direktur Lalulintas Polda Sulselbar, Kombes Polisi M. Rahman memberikan penjelasan terkait dengan hal ini bahwa Pelayanan Regident ranmor, adalah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 45, alinea ke -4, bahwa salah satu tujuan dibentuknya pemerintahan negara adalah utk memberikan perlindungan terhadap segenap Bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Regident adalah bentuk penuhan hak azasi setiap warga negara dan penduduk Indonesia. Sebagaimana dijabarkan dalam pasal 28G ayat (1), setiap orang berhak mendapatkan perlindungan atas harkat, martabat, jiwa raga dan HARTA BENDA…selanjutnya di pasal 28H ayat (4), setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik pribadi itu tidak boleh dirampas oleh siapapun dgn cara sewenang-wenang.

Perlindungan hak atas harta benda milik pribadi itu, diberikan kepada Polri, sebaga penjaga keamanan yg bertugas memberikan perlindungan dan pengayoman sebagaimana Pasal 30 ayat (4) UUD 45.

Tugas perlindungan atas harta benda itu, dijabarkan dan dituangkan dalam UU organik Polri, UU no 2 th 2002, pasal 14 ayat 1 huruf i.

Kendaraan bermotor adalah merupakan harta benda, hak milik masyarakat yg berharga dan bergerak, apabila tdk diatur dgn baik, akan sangat terbuka ruang terjadinya konflik dalam hal kepemilikan dan perlindungan hukum atas kepemilikannya. Oleh sebab itu, setiap kendaraan bermotor, wajib diregistrasikan sebagaimana amanat pasal 64 UU 22/ 2009. Dan kewenangan menyelenggarakan fungsi regident diberikan kepada Polri, sebagaimana Pasal 15 ayat (2) huruf b, UU no. 2 th 2002,

Tujuan dan fungsi regident,  sebagaimana diatur dalam Perkap 5 th 2012, ada 4;

1. Memberikan legitimasi. Yaitu legitimasi kepemilikan atau perlindungan kepastian hukum kepemilikan melalui BPKB

Kemudian, setelah kendaraan telah mendapatkan kepastian hukum kepemilikan diberikan legitimasi oprasional atau ranmor boleh dioprasionalkan dijalan melalui STNK dan TNKB.

2. Tujuan kedua, sebagai alat kontrol, yg dilaksanakan melalui pelayanan perpanjangan STNK dan TNKB 5 tahunan serta pengesahan STNK setiap tahun. Selain kontrol dilapangan melalui pemeriksaan atau razia dijalan.

3. Tujuan ke 3, adalah membangun forensik Kepolisian, melalui pembangunan database/ pangkalan data ranmor. Utk membantu fungsi reskrim dalam ungkap berbagai kasus kejahatan yg melibatkan ranmor, baik sebagai objek/sasaran kejahatan maupun predikat/alat kejahatan.

4. Tujuan ke 4, adalah memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat

Pelayanan regident itu, sudah ditangani polri sejak sebelum kemerdekaan, jaman penjajahan jepang, paska kemerdekaan hingga sekarang.

Kemudian, mengapa muncul SAMSAT?

Samsat, awal mula didirikan di DKI Jakarta, kerjasama antara Pemda DKI, Polda Metrojaya dan PT. Jasa Raharja. Tujuannya adalah untuk membantu pendapatan pemerintah dari pajak ranmor, yang saat itu hanya tercapai sekitar 30 persen saja. Guna mendukung program pak Ali Sadikin, Gub DKI membangun Jakarta.

Setelah di DKI Jakarta berhasil, maka samsat diberlakukan secara Nasional, melalui keputusan bersama Menhankam Pangab, Kemendagri dan Kemenkeu ( selaku OJK yang membawahi PT Jasa Raharja).

Oleh karena pajak dan SWDKLLAJ hanya terkait dengan STNK, maka pelayanan disamsat hanya dibatasi pada pelayanan yang terkait dengan STNK dan TNKB saja. Sedangkan BPKB tetap dikantor Kepolisian.

Atensi Bapak Presiden adalah melakukan penyederhanaan pelayanan samsat, yang semula banyak loket disederhanakan menjadi 2 loket, yaitu loket pendaftaran, penetapan dan korektor serta loket pembayaran dan penyerahan. Asumsinya di samsat adalah pelayanan perpanjangan STNK 5 tahunan dan pengesahan tahunan yang dilaksanakan bersamaan dengan pembayaran pajak dan SWDKLLJ, umumnya yang datang masyarakat langsung oleh sebab itu harus bisa dilayani secepatnya dan dalam waktu singkat, sementara pelayanan BPKB, umumnya diurus oleh dealer atau biro jasanya, sehingga waktunya agak lama tidak apa-apa, yang penting benar-benar terjamin keamanannya.

Mantan Kasat Lantas Polrestabes Makassar ini mengungkapkan Pada dasarnya jawaban dan uraian saya juga bisa dilihat dari struktur organisasi Polri, regident ranmor dibawah kasubdit regident, selanjutnya tanggung jawab unit layanan BPKB merupakan tanggung jawab tugas kasi BPKB sementara tanggung jawab layanan STNK dan TNKB merupakan Tanggung jawab Kasi STNK. Kalau semua layanan regident di samsat, lalu buat apa dibentuk atau ada Kasi BPKB., “Ngak punya kerjaan dong dia.,” kunci Kombes Polisi M. Rahman kepada Berita Kota Online, Senin ( 23/05).


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

25 - Aug – 2014 - Admin1

Tak Ada Lagi Surplus Beras di Pangkep, Petani Alami Kerugian

29 - May – 2016 - Admin1

Polwan Cantik Satlantas Polres Pangkep Himbau Bikers Jadi Contoh Tertib Berlalulintas

19 - Oct – 2014 - Admin1

Dua Tahanan Polsek Rappocini Makassar Kabur

9 - Nov – 2016 - Admin1

Polres Pangkep Ciduk Tiga Pelaku Diduga Pengedar Sabu

9 - Aug – 2016 - Admin1

SMA Negeri 6 Bontoa Ikut Gerak Jalan HUT RI Ke 71 di Maros

Tulisan Terkait

4 - May – 2013 - Admin1

Sekretariat BEM Sastra Unhas Diserang Orang Tidak Kenal

19 - Jul – 2013 - Admin1

Dirlantas Polda Sidak Samsat Makassar

14 - Mar – 2015 - Admin1

Sadis, Warga Takalar Tewas Dibantai Kelompok Bertopeng di Jeneponto

30 - Oct – 2014 - Admin1

Hj. Marsyawati : Mantapkan Pelayanan Kesehatan di Pangkep

21 - Jun – 2015 - Admin1

KLHK Eco Driving Workshop Dan Rally PLKI 2015

View Desktop Version
by Mobile Domain