Waduh, Sales Wanita Minunan Teh Bikin Risih Wajib Pajak di Samsat Makassar

Waduh, Sales Wanita Minunan Teh Bikin Risih Wajib Pajak di Samsat Makassar

Makassar, Beritakota Online- Sejumlah wajib pajak kendaraan bermotor dibuat risih sejumlah Sales Promotion Girls (SPG), salah satu prodak teh yang berkeliaran di Jalan Andi Mappanyukki, tepatnya di halaman parkir depan Kantor Samsat Makassar.

Pasalnya, wajib pajak kendaraan bermotor (ranmor) yang sudah melakukan proses transaksi pajak di dalam kantor itu, kenyamanan mereka diganggu saat hendak beranjak pulang, dengan gaya pemasaran ala “pemaksaan” SPG.

Daripantauanindotimnews.comGrup Beritakota Online para SPG tersebut menghampiri para wajib pajak pria yang hendak mengambil kendaraan mereka di parkir luar kantor tersebut.

Iapun menawarkan produk teh yang dijual dengan gaya menrayu. Nah, jika ditolak, para SPG teh inipun mencoba memaksakan kehendak agar pria yang dihampirinya membeli teh mereka.

“Saya heran dengan keberadaan SPG itu yang memaksakan kita untuk membeli teh dagangannya. Tentunya kami menjadi risih,” ungkap H. Ramli, warga yang sudah melakukan pembayaran pajak, Senin (9/5).

Hal serupa dipaparkan pula A. Awal, warga Jalan Mannuruki, ia sedikit emosi melihat gelagat para SPG yang memaksakan kehendak agar jualan mereka dibeli dengan harga yang tak wajar.

“Masa teh jkemasan botol plastik dijual Rp.10 ribu per botol. Padahal harga pasaran di sejumlah kios dan minimarket hanya Rp.3 ribu. Dan tak jelas SPG ini karyawan dari perusahaan mana,” cetus Awal.

Nah, pemandangan SPG yang bersilewerang di area luar Kantor Samsat Makassar ini, hampir setiap harinya jadi pergunjingan.

Laporan : Mudassir Sibali

Editor : Zulkifli/ Andi Ahmad


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini | trackback from your own site.


Comments are closed.

View Desktop Version
by Mobile Domain