Unilever, WWF dan Hypermart Ajak Konsumen #beliyangbaik untuk Lingkungan yang Lestari

Unilever, WWF dan Hypermart Ajak Konsumen #beliyangbaik untuk Lingkungan yang Lestari

Makassar, Beritakota Online – Dalam rangka memeringati hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April lalu, Unilever kembali meluncurkan kampanye brightFuture. Kali ini kampanye tersebut menggandeng World Wild Fund (WWF) dan Hypermart dalam menyelenggarakan program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari. Program ini dimaksudkan untuk mengajak konsumen secara aktif dalam menciptakan lingkungan yang lestari demi masa depan yang cerah. Hal ini sejalan dengan komitmen Unilever untuk menumbuhkan bisnisnya seraya mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan serta meningkatkan dampak positif bagi masyarakat. Komitmen ini dituangkan dalam strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP).

“Unilever Indonesia telah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia selama lebih dari 82 tahun; dan kami ingin terus bertumbuh secara berkelanjutan untuk puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. Hal itu hanya bisa kami capai apabila pertumbuhan bisnis kami di Indonesia dapat membawa manfaat positif bagi lingkungan dan masyarakat tempat kami berada. Strategi USLP merupakan bentuk nyata dari niat kami. Dalam USLP, ditentukan target-target spesifik yang harus kami penuhi untuk mengurangi jejak lingkungan dan meningkatkan dampak sosial yang positif, melalui berbagai prakarsa yang dilakukan di sepanjang proses bisnis kami mulai dari hulu, yakni pemilihan bahan baku, sampai hilir, yakni bagaimana cara konsumen menggunakan produk dan membuang kemasannya,” ungkap Governance and Corporate Affairs Director & Corporate Secretary, PT Unilever Indonesia Tbk, Sancoyo Antarikso pada saat peluncurannya di Jakarta.

“Konsumen, yang ada di bagian hilir dalam rantai bisnis kami, merupakan pihak yang mutlak harus dilibatkan apabila kami ingin menciptakan masa depan yang lebih cerah melalui cara berbisnis yang berkelanjutan,” papar Sancoyo. “Mengapa? Karena 68% dari jejak karbon Unilever ternyata ada pada cara konsumen memakai produk, seperti memasak, mencuci, mandi sampai membuang kemasan produk. Program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari merupakan cara kami untuk menggandeng dan membangun kepedulian konsumen dalam memilih dan memperlakukan produk yang sehari-hari mereka pakai.”

Kegiatan program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari akan berlangsung mulai dari 21 April hingga 17 Mei 2016. Konsumen bisa berkontribusi melalui berbagai hal, seperti menulis tips bagaimana cara melestarikan lingkungan di kolom comment status Facebook Unilever dengan tulisan #beliyangbaik. Konsumen juga bisa ikut berpartisipasi dengan cara datang ke booth brightFuture di Hypermart dan mengikuti kompetisi cerita bagaimana melestarikan lingkungan. “Selama masa periode kampanye ini, setiap pembelian produk Lipton, Bango, Lifebuoy, Pepsodent, Domestos, Dove, Molto, Rinso dan Pure It di Hypermart, konsumen secara otomatis ikut mendonasikan Rp 1.000 untuk program NEWtrees, yaitu penanaman 10.000 pohon di Cisarua (Jawa Barat), Jogjakarta dan Tulungagung bersama WWF. Kami berharap melalui kerjasama antara Unilever, WWF dan Hypermart makin banyak konsumen yang tergerak untuk turut memberikan kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan,” jelas Head of Corporate Communications, PT Unilever Indonesia Tbk., Maria Dewantini Dwianto.

Di wilayah Indonesia bagian tengah, Indeks Perilaku Peduli Lingkungan di Sulawesi Selatan berada pada angka 0.59 berada di atas rata – rata nasional 0.57, angka tersebut menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih belum sepenuhnya baik.[1] Untuk itu, dalam upaya menularkan semangat melestarikan lingkungan kepada masyarakat, Unilever menyelenggarakan bincang-bincang kampanye brightFuture #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari di Hypermart, Mal Panakkukang bersama dengan Ersa Mayori, ibu sekaligus public figure yang tergabung dalam Mom Sweet Moms. Ersa Mayori yang akrab disapa Echa ini berbagi tips dan cerita mengenai pentingnya lingkungan yang lestari bagi masa depan generasi mendatang. Salah satu hal yang disampaikan oleh Echa adalah bagaimana program ini mengingatkan konsumen lebih cermat dalam memilih kebutuhan sehari – hari dengan memperhatikan lima hal sebelum membeli produk, yakni: apakah fungsi produk sesuai yang dibutuhkan; darimana bahan baku yang digunakan berasal; bagaimana proses produk dibuat; bagaimana kontribusi produk terhadap lingkungan dan masyarakat; apakah kemasan produk dapat didaurulang.

Ersa Mayori, sangat antusias mengajak konsumen untuk ikut serta dalam program ini “Sebagai ibu, kita tentu punya keinginan agar anak-anak kita bisa hidup lebih nyaman dan menikmati lingkungan yang lestari di masa yang akan datang. Dengan memahami 5 hal sebelum membeli produk kebutuhan sehari-hari, kami tak sekedar memberikan apa yang dibutuhkan keluarga, tetapi juga telah berinvestasi untuk kelestarian lingkungan demi masa depan yang cerah bagi anak-anak kami.”

Di tempat terpisah, Direktur Komunikasi dan Advokasi WWF Indonesia, Nyoman Iswarayoga mengatakan, “Kami sangat antusias menjalankan program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari bersama Unilever dan Hypermart. Melalui program ini, kami berharap bisa menginspirasi konsumen untuk melakukan perubahan gaya hidup, karena mengenal hak serta memahami perlindungan konsumen saja belum cukup. Konsumen juga perlu cermat dalam mengambil keputusan ketika membeli produk kebutuhan sehari-hari, khususnya mengetahui potensi dampak terhadap lingkungan dari produk yang akan dibeli. Mengapa demikian? Karena konsumen memiliki kekuatan untuk menjaga kelestarian bumi dari produk yang digunakannya.”

Director of Public Relation & Communication PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), Danny Kojongian yang juga hadir dalam peluncuran kampanye di Jakarta menyambut baik inisiatif program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari ini, “Kami sangat menyambut baik inisiatif Unilever mengajak Hypermart berpartisipasi dalam program ini dimana hal ini juga sejalan dengan visi misi perusahaan kami dan sesuai dengan arahan CSR kami. Melalui program ini, MPPA dapat mengemban sekaligus 2 dari 3 arahan CSR kami yaitu kelestarian lingkungan dan perlindungan konsumen. Pelestarian linkungan memerlukan partisipasi aktif semua pihak tidak hanya Unilever & Hypermart namun juga konsumen, untuk itu kami mengundang seluruh konsumen Hypermart dan masyarakat Indonesia berpartisipasi secara aktif dalam program ini.”

“Program ini hanya merupakan satu dari banyak tindakan nyata yang telah dilakukan Unilever Indonesia untuk menjalankan prinsip bisnis yang berkelanjutan, khususnya dalam mengurangi dampak terhadap lingkungan,” imbuh Sancoyo.

Di hulu, papar Sancoyo, tercatat pada tahun 2014 Unilever telah melakukan berbagai prakarsa yang memberikan hasil nyata dalam pengurangan jejak karbon, antara lain :

penggunaan BBM, dan mengurangi emisi.

“Dengan kata lain, program #beliyangbaik untuk lingkungan yang lestari melengkapi upaya kami untuk mengurangi jejak karbon, melalui sebuah kegiatan yang melibatkan konsumen dan masyarakat. Dengan semakin banyak orang yang terlibat dan melakukan tindakan kecil yang nyata dan konsisten, kami yakin bahwa masa depan yang lebih cerah niscaya akan terwujud,” tutup Sancoyo Antarikso. ( Andi Ahmad)

Editor : Andi A Effendy

 


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Ekobis | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

19 - Feb – 2013 - Admin1

PT Dyandra Media International Tbk Go Public

14 - Mar – 2017 - Admin1

Tim Khusus Polda Sulsel Ringkus Dua Warga Diduga Pelaku Curas di Makassar

27 - Dec – 2015 - Admin1

Awas, Ada Gentayangan Mafia Calon Kepsek di Makassar

14 - Jan – 2013 - Admin1

Kapolsek Manggala Akan Tindak Tegas Pelaku Judi Dan Penjual Miras

13 - Oct – 2015 - Admin1

BNN Sulsel Ekspose 7 Bandar Narkoba Jaringan Sapiria Dan Dangko

View Desktop Version
by Mobile Domain