2016, Ombusdsman Nilai ” Rapor Merah ” Kinerja Kepolisian Sulselbar Setelah Masalah Pendidikan

2016, Ombusdsman Nilai ” Rapor Merah ”  Kinerja Kepolisian Sulselbar Setelah Masalah Pendidikan

Lemkira Sulsel : Ini Pekerjaan Rumah Untuk Kapolda Sulselbar Yang Baru Bisa Diperbaiki Kinerja Kepolisian

Makassar, Beritakota Online-Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Sulawesi Selatan merilis laporan pengaduan masyarakat terhadap buruknya pelayanan publik selama tahun 2016 .

Pelayanan di Lembaga Pemerintahan kota/kabupaten khususnya sektor Pendidikan tercatat paling banyak dilaporkan dibandingkan dengan lembaga atau instansi lain yang dikeluhkan masyarakat.

Ketua Ombusman RI perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan mengatakan, jumlah laporan pengaduan masyarakat selama empat bulan terakhir sudah mencapai ratusan kasus.

Sebanyak 40 persen di sektor pendidikan, sisanya di Lembaga Kepolisian  diurutan kedua setelah itu masalah Pertanahan. Pengaduan terhadap tiga lembaga negara tersebut datang dari pengaduan orang atau pribadi masyarakat.

“Urutan kedua tingkat pelayanan paling banyak dikeluhkan di Kepolisian yakni 30 persen dan ketiga pertanahan,” kata Subhan di Makassar,  Sabtu (16/4/2016).

Subhan mengemukan,untuk di Bidang Pendidikan paling banyak dikeluhkan masyarakat terkait masalah pungli, penerimaan siswa baru, lelang kabatan Kepsek dan terakhir ujian nasional.

Dia mengaku laporan yang diterima lembaga pengaduan masyarakat itu sebagian besar sudah ditindaklanjuti, bahkan sudah dilaporkan ke Pusat Kementrian Pendidikan.

Sementara untuk di Lingkup Kepolisian paling banyak dikeluhkan pada pelayanan publik terkait tindak lanjut laporan masyarakat yang diabaikan oleh Kepolisian. Masyarakat mengaku selalu diabaikan laporanya tanpa ada perkembangan dan penyelesaian dari Pihak Kepolisian terkait itu yang diadukan masyarakat.

“Selama laporan itu masuk di Ombudsman semuanya akan terselesaikan, karena kami sudah melakukan kerjasama juga dengan Kepolisian untuk penyelesaian kasusnya, ” ujarnya.

Sementara itu Lembaga Monitoring Kinerja Aparatur Negara Indonesia ( Lemkira)  menilai bahwa ini  masih ” Rapor Merah” didapat karena diposisi urutan kedua jumlah pengaduan masyarakat ke kantor Ombusdsman Sulsel setelah pengaduan masyarakat dalam masalah pendidikan, katanya.

Menurut Ketua Lemkira, Rizal Noma ini adalah pembelajaran buat institusi Kepolisian didaerah ini karena selama kurang lebih tiga tahun terakhir kinerja Kepolisian didaerah ini masih tetap ” rapor merah” diraih tidak pernah berubah, dan ini jadi Pekerjaan Rumah  Kapolda Sulsel  yang baru bisa memperbaiki, apalagi Kapolda  yang baru adalah sosok Doktor dari Manajemen Pendidikan dan kerap banyak meraih prestasi dalam pelayanan publik di Institusi Kepolisian dan memberikan penghargaan  untuk kalangan masyarakat, LSM,  Pers, dan  Pemerintah yang bermitra dengan pihak kepolisian saat ini. ( Azis Umar )

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

16 - Jul – 2016 - Admin1

Resmob Polda Sulsel Bekuk Dua Pelaku Pemalsu STNK, Diduga Ada Orang Samsat Terlibat

27 - Feb – 2013 - Admin1

Ketua Bapedda Buka Musrenbang Tingkat Kecamatan Manggala

6 - Aug – 2015 - Admin1

Brigade Pengamanan Berpakaian Lengkap Amankan Kantor KPU Selayar

25 - Jan – 2013 - Admin1

Setelah Perpecahan Diinternal, Partai NasDem ” Unjuk Gigi “

17 - Nov – 2015 - Admin1

Kelelahan Main Bulutangkis, Bintara Ditlantas Polda Sulselbar Meninggal

Tulisan Terkait

22 - Sep – 2016 - Admin1

Olahraga Taruna Asean Cadet Sail di Mako Lantamal VI

29 - Aug – 2015 - Admin1

Waduh, Pencuri Curi Motor Polisi, Ketahuan ” Didoor ” Hingga Tewas !

16 - Nov – 2013 - Admin1

Kapolda Sulsel Ngopi Bareng Warga Dan Wartawan Diwarkop Toddopuli

5 - Apr – 2015 - Admin1

Kodim 1408 Rangkul Biker Thunder Club Deklarasi Anti Geng Motor di Makassar

1 - Mar – 2016 - Admin1

LPPA RI : Akan Desak Kejari Jeneponto Segera Tuntaskan Temuan BPK RI

View Desktop Version
by Mobile Domain