Penggiat Anti Korupsi di Sulsel, Harapkan Kepemimpinan Sang Doktor Manajemen Pendidikan Bisa Lebih Tingkatkan Penegakkan Hukum di Sulselbar

Penggiat Anti Korupsi di Sulsel, Harapkan Kepemimpinan Sang Doktor Manajemen Pendidikan Bisa Lebih Tingkatkan Penegakkan Hukum di Sulselbar

Makassar, Beritakota Online–Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (PROdEM) Sulawesi Selatan berharap, pasca pergantian Kapoda Sulsel dari Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar ke Irjen Pol. Dr.Anton Charliyan, diharap bisa membawa angin segar bagi penegakan hukum di Sulselbar.

“Kami menunggu Gebrakan Kapolda baru yang akan masuk mengantikan Kapolda sebelumnya yang telah dilantik menjadi Dirjen perhubungan darat Kementerian Perhubungan RI ,” ucap Kordinator Jaringan Aktivis PRODEM Sulsel, Ucu Mattawang, Jumat (15/4).

Gebrakan yang dimaksud Jaringan Aktivis PRODEM Sulsel, yaitu Pengungkapan kasus Korupsi yang ada di Sulsel.

“Selama ini kami melihat belum ada gebrakan Kapolda sebelumnya yang mengungkap Indikasi kasus kasus korupsi yang ada di wilayah kerja Polda Sulselbar, kalau prestasi yang lain ya boleh lah diacung jempol,” papar Ucu Mattawang.

Adapun kasus korupsi yang di tangani selama ini dianggapnya sangat lamban penanganannya. Bahkan sempat berpolemik antara Mabes dan Pihak Polda Sulawesi selatan dan Barat, seperti dugaan korupsi lampu jalan yang ada di Kabupaten Maros yang sempat Bupati Maros Hatta Rahman dijadikan tersangka oleh Mabes Polri.

Lanjut Ucu Mattawang, belum lagi kasus kejahatan jalanan atau Begal yang semakin hari semakin marak di wilayah Hukum Polda Sulsebar yang membuat kenyamanan dan keamanan masyarakat terganggu,serta Pemberantasan Narkoba di Sulawesi selatan yang kami anggap perlu di tingkat lebih Masif lagi.

“Kami menunggu kerja sitangan dingin Sang Doktor Manajemen Pendidikan, Irjen Polisi Dr. Anton dalam waktu dekat ini untuk kinerja polri dalam lingkup Polda Sulselbar lebih baik lagi dari sebelumnya, dan harus ada peningkatan kinerja dan Implementasi Program program Kerja,program kerja atau Visi dan Misi jangan sampai hanya menjadi hiasan dinding di Unit unit kerja Polda Sulselbar.” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Lembaga Kinerja Monitoring Aparatur Negara ,( Sulsel). Rizal Noma mengharapkan dari tangan dingin. Sang Doktor ini mampu memanilisir juga praktek- praktek pungli ( pungutan liar) ditempat-tempat pelayanan publik yang ada polisi bertugas ditempat itu, dan juga dijalan raya yang selama ini masih sangat membuat masyarakat resah dengan tingkah oknum polisi lalulintas dijalan.

Editor: Zulkifli/ Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Hukum dan Kriminal | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

19 - Oct – 2012 - Admin1

Hari Jadi Sulsel 343 di Makassar

25 - Jul – 2016 - Admin1

Tarian Paduppa Siswi SMA 21 Makassar Hibur Pembukaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat Provinsi Di Asrama Haji Sudiang

24 - Feb – 2015 - Admin1

Puluhan Siswa di Jeneponto Terjaring Razia

27 - Jun – 2013 - Admin1

Blangko STCK Habis, Apa Bisa BBN I Kendaraan Baru Bisa Diproses ?

26 - Nov – 2014 - Admin1

Terindikasi Terjadi Hujan Asam di Beberapa Kota di Indonesia

View Desktop Version
by Mobile Domain