Inilah Profil Kapolda Sulselbar Yang Baru, Doktor Manajemen Pendidikan Dan Kerap Berikan Penghargaan Polisi Kehormatan

Inilah Profil Kapolda Sulselbar Yang Baru, Doktor Manajemen Pendidikan Dan Kerap Berikan Penghargaan Polisi Kehormatan

Jakarta, Beritakota Online-IRJEN Pol Dr H Anton Charliyan MPKN, dilahirkan di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 29 November 1960. Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 6 Maret 2015 mengemban amanat sebagai Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Polri pengganti Irjen. Pol. Ronny Franky Sompie, kini dipercayakan untuk memimpin Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Dan Barat  sesuai Nomor Telegram Nomor ST/936/IV/2016, kamis 14 April 2016.

Anton yang meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta,dikenal sebagai perwira tinggi yang berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelum menjabat Kadiv Humas Polri, dia menjabat Karodibinklat Lemdiklat, jabatan yang kemudian digantikan oleh Brigjen Pol Rachmad Fudail.

Sejumlah jabatan yang pernah dia emban di antaranya, , Kanit III Dit I/Kam dan Trannas Bareskrim Polri,Kapolres Wajo ,  Kapolwil Priangan (2008), Wakapolda Kalimantan Tengah (2009), dan Karodibinklat Lemdiklat (2012).

Selama bertugas ia memperlihatkan kinerja yang optimal baik di bidang pembinaan maupun operasional. Ia pernah memimpin Tim Penyidik Utama Mabes Polri kasus pembunuhan tokoh HAM Munir.

Sebelum bertugas sebagai Wakapolda Kalteng, suami dari Ny Ajeng Anton Charliyan ini dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Wilayah (Kapolwil) Priangan, Jawa Barat. Kala itu Anton Charliyan kerap memberikan penghargaan honorary police (Polisi Kehormatan) kepada tokoh masyarakat, pejabat, budayawan, seniman, wartawan yang dikenal berdedikasi tinggi dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya.

Penghargaan itu murni dari kata hati nuraninya untuk menghargai orang sekecil apapun. Ia mengaku tidak ada niatan untuk meminta balasan serupa. Penghargaan tersebut hingga kini sudah diberikan kepada lebih dari 800 tokoh masyarakat, tidak hanya di wilayah Priangan tetapi juga se Indonesia.

Pemberian anugerah Polisi Kehormatan kepada sejumlah tokoh dimaksudkan sebagai tanda terima kasih Polri terhadap jasa-jasa mereka yang selama ini telah ikut serta membantu tugas polisi dalam menciptakan lingkungan yang aman atau kondusif. Selain itu dapat menjadi teladan bagi masyarakat lainnya berangkat dari niatnya yang tulus.

Polisi tidak akan bisa sendiri-sendiri melakukan tugasnya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib tanpa bantuan masyarakat. Tugas ini bukan hanya mutlak menjadi kewajiban polisi tetapi juga merupakan tugas bersama antara masyarakat dengan aparat kepolisian.

Anton Charliyan yang asli dari Panumbangan, salah satu kecamatan di Kabupaten Ciamis berjarak hanya beberapa kilometer dari Surlaya. Kedua tempat tersebut dipisahkan oleh Sungai Citanduy yang membatasi Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis dalam kiprahnya tidak jauh dari pelestarian budaya. Ia pula yang memprakarsai pembuatan Monumen Kujang di pelataran Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Bersama dengan Presiden Komite Perdamaian Dunia Dr Djuyoto Suntani, Anton Charliyan meresmian Gong Perdamaian Dunia atau World Peace Gong di lokasi obyek wisata budaya situs Ciungwanara, Keangkamulyaan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pada 9 September 2009 lalu. ( Marwan)

Editor : Andi A Effendy


Halaman Depan | Lihat Daftar Berita Pilihan, Berita Terkini, Berita Utama | trackback from your own site.


Comments are closed.

Tulisan Terkait

20 - Mar – 2016 - Admin1

TPI Beba Takalar Sulsel Setiap Saat Sedikan Ikan Segar

14 - Mar – 2015 - Admin1

Warga Balla Panakkukang Tewas Gantung Diri di Makassar

19 - Apr – 2014 - Admin1

Panwaslu : Pengumutan Suara Ulang di TPS 03 Kelurahan Borong

24 - Mar – 2013 - Admin1

Kapolda Sulsel Silaturahmi Pembantu Rektor di Makassar

1 - Aug – 2016 - Admin1

Woow, 22 Anggota DPRD Barru Dapat Jatah Randis Senilai Rp. 4,4 Milyar

View Desktop Version
by Mobile Domain